Manfaat Belimbing Wuluh

belimbing wuluhBelimbing sayur¬† (averrhoa bilimbi L ) yang dikenal juga dengan sebutan belimbing wuluh adalah jenis buah yang biasanya digunakan oleh para ibu untuk memasak. Rasanya yang asam dapat memperkuat rasa masakan . Kebetulan saat ini belimbing wuluh di depan rumah sedang berbuah dengan lebatnya, menginspirasi untuk segera menulis di blog ini agar bisa bermanfaat bagi semua..mengingat banyaknya manfaat yang bisa kita ambil dari buah yang rasanya sangat masam iniūüôā Dari berbagai sumber, khasiat apa saja yang bisa kita ambil dari buah belimbing ini..

Belimbing wuluh atau belimbing sayur ini terkadang dianggap sebagai tanaman pekarangan saja, padahal tanaman tropis ini memiliki banyak khasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Bagian yang bisa digunakan, yaitu buah, batang, daun, dan bunganya.

Keempat bagian tersebut banyak mengandung senyawa yang berkhasiat, di antaranya saponin, tannin, glukosida, hingga. kalsium. Salah satu yang paling dikenal orang, belimbing wuluh sebagai obat sariawan. Konon, rasanya yang masam mengandung vitamin C yang tinggi, caranya dengan mengunyah atau ditempelkan pada bagian sariawan.

Dibawah ini ada beberapa resep tradisional yang bisa di gunakan sebagai alternatif pilihan dalam pemanfaatan belimbing wuluh, baik dari segi buah, bunga, batang dan daunnya

Manfaat dan Khasiat Daun dan Buah Belimbing Wuluh: 11026729_10204165034429259_1098074739_n

Adapun khasiat dari belimbing wuluh adalah sebagai berikut.

1. Pengobatan jerawat

Untuk mengobati jerawat siapkan 3 buwah belimbing wuluh segar. Cuci hingga bersih. Buah diparut dan diberi sedikit garam. Tempelkan pada kulit yang berjerawat. Lakukan 2 kali sehari. Atau siapkan 6 buah belimbing wuluh dan 1/2 sendok teh bubuk belerang, digiling halus lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis. Ramuan ini dipakai untuk menggosok dan melumas muka yang berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari.

2. Pengobatan Tekanan Darah Tinggi

Siapkan 3 buah belimbing wuluh dan biji sari gading 25gr yang sudah dicuci bersih. Biji sari gading ditumbuk halus. Masukan kedalam panci berisi 4 gelas air dan rebuslah bersama belimbing wuluh. Dinginkan lalu saring sebelum diminum. Cukup diminum 1 gelas sehari. Buah yang besar dan berwarna hijau diparut, ambil air nya dan diminum. Atau bisa juga dengan cara menyiapkan 3 buah belimbing wuluh yang dicuci lalu dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tinggal tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, Minum setelah makan pagi.

3. Obat batuk 

Caranya: Daun, bunga, buah yang masing-masing sama banyaknya direbus dalam air yang mendidih selama 1/2 jam, dan minum air nya. Untuk batuk pada anak, ambilah 25 kuntum bunga belimbing wuluh, 1 jari rimpang temugiring, 1 jari kulit kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 butir bawang merah, 1/4 genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun inggu, 1/4 genggam daun sendok, dicuci dan dupotong-potong seperlunya, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin lalu disaring, diminum dengan madu seperlunya. sehari 3 kali 3/4 gelas.

Ada juga resep yang bunga, buah dan kulit batangnya di kukus dulu baru kemudian di remas, atau di lumatkan kemudian di peras dan di minum dengan campuran sedikit gula dan garam, bisa untuk mengobati batuk yang membandel

4. Pengobatan Diabetes 

Sementara unutuk anda yang menderita diabetes, siapkan 6 buah belimbing wuluh, lalu dilumatkan, direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah, Saring, minum 2 kali sehari.

5. Pengobat Gondongan 

Caranya: Setengah genggam daun belimbing wuluh ditumbuk dengan 3 bawang putih. Kompreskan pada bagiyan gondongan. 10 ranting muda belimbing wuluh berikit daunya dan 4 butir bawang merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Barurkan ketempat yang sakit.

6. Rematik 

Caranya: Segenggam daun belimbing wuluh dicuci, tumbuk sampai halus, tambahkan kapur sirih, gosokan kebagian yang sakit itu. 100 gr daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkih dan 15 biji merica dicuci lalu digiling halus, tambahkan cuka secukupnya sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi ketempet yang sakit. Atau bisa juga dengan cara menyiapan 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kantil (Michelia Champaca L.), 15 biji cengkih, 15 butir lada hitam, di cuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis dan 1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai untuk menggosok dan mengurut bagiyan tubuh yang sakit. Lakukan dengan 2-3 kali sehari.

7. Pegal linu 

Caranya: Satu genggam daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkih, 15 biji lada, digiling halus lalu ditambahkan cuka secukupnya. Lumukan ke tempat yang sakit.

8. Panu 

Caranya: Sepuluh buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai untuk menggosok kulit yang terasa panu. Lakukan 2 kali sehari.

9. Sakit gigi

Caranya : Tumbuk buah belimbing sebanyak 5 buah tidak terlalu halus, lalu kunyah-kunyah dengan garam secara terus-menerus hingga rasa sakit pada gigi hilang.

Semoga bermanfaatūüôā

Merancang Design Taman Minimalis Rumah

 

indextaman-minimalis-jepangimages TAMANDesain-Taman-Rumah-Minimalis3

Pengertian dari Design Taman Minimalis

Lama gak pernah praktek taman dan mempelajari masalah pertamanan lagi…Maklum sekarang sudah pindah haluan hehe Untuk mengobati kangen pada bidang lanscape Architecture, mencoba belajar taman lagi dan sedikit mengenalkan istilah-istilah pertamanan yang kadang mempunyai arti yang berbeda dengan bidang lain meskipun namanya sama.

Sebagai contoh POINT OF INTEREST dalam lanscape Architecture bisa jadi berbeda pula dalam bidang photografi hehe..Biar gak salah paham dan menjadi bahan omongan upps :D…..dari berbagai sumber kita mencoba saling berbagi ilmu, saling belajar…

Yuk kembali ke pokok bahasan utama titik fokusnya,point of interestnyaūüôā belajar membuat taman minimalis…

Design berasal dari kata dalam bahasa Inggris yang maknanya adalah rancangan atau pola. Kata design ini kemudian diserap dalam bahasa Indonesia menjadi kata desain. Karena yang dimaksud adalah design taman, berarti membicarakan bagaimana cara merancang sebuah taman. Design taman adalah bagian dari ilmu tata ruang atau planologi. Ini berarti pengelolaan dalam suatu ruang atau di dalam ruangan.

Sedangkan minimalis adalah suatu aliran dalam seni rupa atau seni bangunan yang dirupakan sebagai sesuatu yang simpel, sederhana, tidak terlalu banyak pola atau bentuk. Model minimalis biasanya diterapkan untuk tampilan rumah baik eksterior maupun interiornya.
Namun meski dikatakan sebagai minimalis, justru membutuhkan pembiayaan yang maksimalis. Karena rumah minimalis justru menggunakan bahan-bahan mahal, materi interior berharga tinggi, serta detail-detail tertentu yang menguras kocek Anda. Semua itu demi menonjolkan sisi minimalis dalam gaya penataan rumah atau taman Anda. Sehingga pengertian umum desain taman minimalis adalah suatu rancangan taman yang mengadopsi gaya minimalis dalam penataannya.

Penempatan Design Taman Minimalis

Taman minimalis mempunyai dua jenis penempatan dalam pengisian lahannya. Yaitu taman minimalis dengan penempatan penanaman langsung, dan berikutnya adalah taman dengan penanaman tak langsung atau menggunakan media sebagai media tanamnya.
Pada taman minimalis dengan penempatan penanaman langsung yang harus Anda perhatikan adalah kondisi tanahnya. Tanah harus dalam keadaan gembur, dan siap untuk ditanami. Anda harus melakukan beberapa hal untuk mendapatkan kondisi tanah yang demikian. Di antaranya adalah dengan cara mencangkuli agar tanah menjadi gembur.
Sedangkan taman minimalis dengan penempatan penanaman tak langsung, atau menggunakan media tanam seperti pot, polybag ataupun tong; yang perlu Anda perhatikan adalah kombinasi antara tanah dengan airnya cukup balance. Jangan sampai tanah terlalu kering, ataupun terlalu basah yang dapat menyebabkan tanaman Anda menjadi mati.

Prinsip dan Karakter Design Taman Minimalis
Taman minimalis dalam pembuatannya memiliki empat prinsip yang harus diperhatikan. Yakni : tema, kontras, gradasi dan kontrol. Keempatnya adalah prinsip yang harus diikuti agar tampilan taman minimalis Anda terlihat berkarakter. Keempat prinsip tersebut adalah ibarat pakem yang harus dipatuhi untuk mendapatkan suatu desain taman minimalis yang berselera tinggi.

Keempat prinsip dari desain taman minimalis dapat Anda simak sebagai berikut :

1. TEMA, maksudnya adalah pola dasar dari elemen pembentuk taman secara menyeluruh. Tema ini akan menentukan bagaimana nantinya taman akan dibentuk dan dirancang. Tema juga akan menentukan semua ornamen atau elemen tambahan yang akan diberikan di dalam taman. Contohnya adalah taman bergaya jepang.

2. KONTRAS, adalah unsur penyemarak, pembentuk perhatian, sisi aksentuasi. Anda mungkin pernah mendengar istilah point of interest. Itulah kontras, atau point of interest pada sebuah taman. Misalnya, meletakkan sebuah patung di tengah-tengah taman, sebagai fokus dari taman yang dibuat tersebut.

Hal ini lebih berhubungan dengan segala elemen tambahan yang akan diberikan atau ditempatkan di dalam taman. Karena memang taman tak akan hanya berisikan tanaman atau tumbuhan saja, ada elemen tambahan yang akan diberikan, misalnya adalah adanya air mancur, beberapa patung yang memang diperbolehkan ataupun ornamen penghias lainnya.

3. GRADASI. Dari pengertian katanya pasti Anda sudah menebak. Gradasi adalah prinsip umum pada semua seni, baik seni rupa, seni lukis, seni suara, ataupun seni landscaping. Yang maksudnya adalah ritme, jenjang, pergeseran, level, tingkatan, dan lain sebagainya. Sebagai contoh adalah, menanam sebuah perdu berwarna hijau tua, hijau tosca dan hijau pucat, akan menimbulkan efek gradasi bagi mata yang memandang.

Gardasi ini kebanyakan memang akan berhubungan dengan pemberian warna dalam semua komponen yang ada di dalam taman. Dengan penempatan warna yang sesuai antara satu komponen dengan komponen yang lain maka akan didapatkan kesatuan warna yang akan mendukung penampilan yang maksimal dari taman itu sendiri.

Sebaliknya jika pemilihan warna dari semua komponen yang ada tidfak begitu menyatu atau tidak serasi antara satu dengan yang lain, maka justru hanya akan membuat penampilan dari taman menjadi berkurang keindahannya.

Walaupun pemilihan warna ini terkadang terlihat sebagai sebuah hal yang sederhana dan sepele, namun memang perlu diperhatikan dengan saksama. Jika memang dianggap perlu maka dapat meminta pihak yang dirasa memiliki keahilan dalam hal ini.

4. KONTROL. Yaitu unsur penyeimbang, keserasian, pengendali agar tak terlihat berlebihan dan justru jatuh pada kesan terlalu ramai dan tak bertema. Kontrol adalah suatu keharmonisan. Tujuannya adalah segala elemen tertata secara harmonis pada desain taman minimalis Anda. Contohnya : memadukan tanaman yang berbeda bentuk dan ukuran.

Taman minimalis juga memiliki karakter dalam designnya. Karakter taman hanya ada dua, yakni taman berkarakter formal dan yang informal.

* Desain taman minimalis formal, lebih menonjolkan pola penataan tanaman yang simetris, patuh pada aturan dan pakem, serta kadang bersifat agak kaku. Elemen tanaman yang dipakai pun biasanya yang mempunyai kesan formal, seperti palem kipas dalam sebuah media pot keramik besar.
* Desain taman minimalis informal, lebih menyentuh sisi-sisi yang alami. Pola yang dibentuk mengusung kesan yang bebas cenderung tidak bertema. Tanaman yang digunakan pada umumnya memiliki bentuk alami serta tidak kaku.

Tips-tips Perawatan Taman Minimalis

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dikategorikan sebagai sebuah perawatan terhadap taman minimalis yang Anda miliki.

1. Kunci perawatan taman yang berdesign mimalis adalah perawatan secara konsisten dan rutin. Artinya jangan pernah merasa bosan, jenuh atau mengabaikan proses perawatan. Karena akan terlihat nyata perbedaan tampilan taman minimalis yang terpelihara baik dengan yang ditelantarkan.

Jadi memang perlu diluangkan waktu untuk melakukan perawatan terhadap taman yang kita miliki. Paling tidak luangkan satu hari di dalam satu minggu untuk melakukan perawatan ini, sebut saja Anda dapat menggunakan waktu hari libur misalnya adalah hari Minggu untuk melakukan bersih-bersih taman.

Anggaplah kegiatan ini sebagai sebuah kegiatan yang menyenangkan. Kebanyakan orang yang memutuskan untuk memiliki taman di salah satu bagian rumahnya adalah tipe atau jenis orang yang menyukai suasana yang hijau dan asri. Sehingga perasaan ini diungkapkan melalui adanya taman ini.

Jadi menjadi satu paket dengan keinginan ini maka kemauan untuk melakukan perawatan juga adalah harus ada. Karena taman yang tak dirawat, lambat laun akan menjadi taman yang tak terurus dan memiliki bentuk dan penampilan yang tak bagus serta tak menarik perhatian justru hanya mengganggu pemandangan dari rumah itu sendiri.

Tindakan perawatan yang dapat dilakukan adalah dengan menyiram tanaman yang ada di dalam taman. Penyiraman ini memang dapat dilakukan setiap hari tak harus menunggu waktu satu minggu sekali karena hal ini mengikuti kebutuhan dari tanaman itu sendiri akan air.

Selain menyiram, yang dilakukan adalah dengan melakukan pemupukan. Pupuk yang diberikan haruslah dipilih yang sesuai dan tepat untuk jenis tanaman yang ditanam di taman. Hal ini untuk mengoptimalkan proses pertumbuhan dari tanaman itu sendiri dan juga menjaga kelestarian dari tanaman itu.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah menghilangkan atau mencabuti tanaman liar yang sering ikut tumbuh di sekitar tanaman inti yang kita tanam di taman. Tanaman liar ini memang akan mengganggu keindahan dari taman itu sendiri dan juga akan mengganggu proses pertumbuhan dari tamanam yang ditanam

2. Selain itu perhatikan pula penyiraman dan pemberian pupuknya. Serta perawatan ekstra terhadap elemen tambahan, seperti fountain (pancuran buatan) dan lain-lain. Untuk hal ini memang dibutuhkan tindakan yang lebih rinci lagi atau membutuhkan perhatian yang lebih. Karena sejatinya, pemberian elemen ini adalah untuk memberikan efek yang lebih menarik kepada taman atau menambah keindahan penampilan dari taman itu sendiri.

Jika beberapa elemen tambahan ini malah tidak dirawat maka hanya akan merusak keindahan dari taman itu sendiri dan membuat taman akan tampak lebih tak menarik. Sehingga tujuan dari pemberian elemen tambahan ini tak akan berhasil.

Tanaman Hias Penghirup Racun

Tanaman hias ternyata tidak hanya berguna untuk mempercantik interior maupun eksterior rumah. Jenis tanaman tertentu, bisa melindungi Anda dan keluarga dari bahaya polutan rumah bagi kesehatan.

Perlu Anda tahu, pencemaran udara tidak hanya mengancam kesehatan saat kita di luar, tapi juga di dalam rumah. Ada beberapa jenis gas udara yang berbahaya (polutan) yang betah bersarang di dalam ruangan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

Formaldehyde, volatile organis compunds, karbon monoksida, nitrogen oksida, pestisida dan disinfektan adalah polutan yang banyak terdapat di dalam rumah. Polutan ini bisa menimbulkan ‘sindrom bangunan sakit’, yang menyebabkan berbagai penyakit seperti alergi, sakit kepala, mudah lelah bahkan kanker dan kematian.

Para ilmuwan NASA telah menemukan sejumlah tanaman hias yang bisa dijadikan senjata ampuh untuk melawan polusi udara, menjadikan udara di ruangan lebih bersih. Tidak hanya di dalam rumah, tapi juga gedung dan perkantoran. Ini dia jenis tanaman hias ‘penyedot’ racun yang bisa Anda tempatkan di rumah, seperti yang dikutip dari Earth Easy.
1. Palem Kuning, atau Areca Palm merupakan jenis tanaman rumah dengan pelepah daun cukup panjang dan menutupi batang yang beruas-ruas. Rata-rata tinggi pohon ini bisa mencapai 1-6 meter. Pohon ini harus ditaruh di tempat yang lembab agar tidak rusak, tapi pada dasarnya palem kuning bisa disimpan di mana saja, terutama di sebelah furnitur yang baru dipernis. Jenis palem ini mampu menyedot polutan yang berasal dari senyawa formaldehyde.
2. Palem Bambu, tanaman ini memerlukan cahaya terang untuk tumbuh subur. Pohon ini tumbuh subur di area lembab, tapi jaga agar tidak terlalu banyak disirami air. Meskipun berfungsi menyedot polutan, palem bambu mungkin mengundang laba-laba atau serangga. Untuk mengantisipasinya, semprotkan cairan pestisida.

3. Karet Hias, atau Ficus Robusta (nama latin) adalah salah satu tanaman yang kegunaannya menyerap formaldehid dan menghasilkan oksigen. Daunnya berwarna hijau muda, dan saat dipegang teksturnya kenyal. Oleh karena itu, pohon yang satu ini juga dikenal dengan sebutan Rubber Plant. Karet Hias sebaiknya tidak ditaruh di tempat terlalu terang, terutama di bawah sinar matahari. Tempatkan di dalam ruangan dengan sedikit pancaran sinar.
4. Rhapis Excelsa merupakan jenis palem yang tidak mudah rusak dan bisa beradaptasi di hampir setiap kondisi suhu maupun cahaya. Rhapis juga termasuk tanaman yang mudah dipelihara, tapi pertumbuhannya lambat.
5. Dracaena Deremensis, Tanaman ini mudah dirawat dan memerlukan cahaya terang untuk tumbuh subur. Dracaena bisa beradaptasi hidup di area dengan cahaya rendah jika penyiraman airnya dikurangi. Jaga tanah dalam pot agar tetap lembab dan sering-sering menyemprotnya dengan air hangat. Potong bila ada daun-daun yang mati untuk memberi ruang tumbuhnya daun baru.
6. Peace Lily sangat bagus untuk membersihkan udara. Perawatannya juga tidak terlalu rumit, hanya perlu perhatikan penempatannya. Tanaman yang terkenal mampu menghilangkan racun benzena dan formaldehida ini perlu cahaya dan kelembaban tinggi untuk tumbuh subur. Daunnya perlu sering disemprot dengan air hangat.
7. Pakis Boston punya ciri yang spesifik, sehingga Anda mudah mengenalinya. Tiap helai daunnya memiliki beberapa helaian lagi yang tampak seperti jumbai-jumbai. Tanaman yang masih satu keluarga dengan pohon suplir ini bisa ditempatkan di lantai atau pot gantung. Pakis Boston menggunakan stomata sebagai penyedot racun formaldehid dan xylene, mengubahnya jadi zat bermanfaat.
Sumber : Berbagai Artikel

Budidaya Tanaman Cabai dalam Pot atau Polybag

Tanaman cabai adalah tanaman yang unik. Walaupun rasanya pedas, banyak orang yang suka. Kata orang indonesia makan tidak lengkap kalau tanpa sambal. Masakan Indonesia memang tidak bisa lepas dari yang namanya cabai. Mulai dari makanan jajanan seperti gorengan, bakso, mie ketoprak, gado-gado, rujak, sampai makanan penutup pun memakai cabai. Hal ini menunjukkan bahwa cabai adalah salah satu komoditas yang dicari orang setiap hari.

Menanam tanaman cabai dipot adalah salah satu alternatif yang bisa kita lakukan untuk mengatasi harga cabai. Menanam tanaman cabai di pot tidaklah sesulit menanam cabai dilapangan. Dengan lahan yang terbatas di rumah anda, menanam cabai di pot sudah bisa dilakukan. Selain bisa memenuhi kebutuhan dapur, bertanam cabai dalam pot juga menjadi tanaman hias di rumah anda. Apakah anda tertarik? Silahkan ikuti terus artikel ini.

Bahan apa saja yang dibutuhkan untuk memulai? Yang dibutuhkan adalah polybag atau pot, tanah, pupuk kandang (kompos), bibit cabai dan peralatan pendukung (sekop).

Langkah pertama: menyiapkan benih tanaman. Benih tanaman cabai bisa anda peroleh di toko-toko pertanian atau anda pun bisa mendapatkannya dengan harga yang lebih murah dari toko yaitu ketika membeli cabai pilih cabai yang warnanya merah tua, bentuk sempurna, kondisinya segar, tidak cacat, dan tidak ada tanda terserang penyakit. Kemudian buka kulitnya dan ambil biji-bijinya. Setelah itu cuci biji-biji tadi dengan air bersih dan kering angin kan. Setelah kering, biji diseleksi secara fisik berdasarkan ukuran seragam, tidak cacat, warna kulit cerah, dan tidak keriput.

Langkah kedua: menyemai benih. Wadah menyemai benih dapat berupa kotak kayu, pot,polibag, baki plastik, atau bekas air meniral. Yang paling penting adalah buat lubang darainase di bagian bawah wadah. Media yang digunakan pasir, tanah dan kompos dengan perbadingan 1:1:1 dan dicampur rata semua bahan. Basahi media dengan air dan tebarkan biji tanaman cabai secara merata. Atur penyebarannya jangan terlalu rapat. Letakkan persemaian di temapt yang terlindung dari guyuran air hujan dan sinar mataharilangsung. Jaga agar kondisi persemaian tidak sampai kering dengan melakukan penyiraman 1-2 kali/hari dengan menggunakan handsprayer. Benih akan tumbuh setelah 3-6 hari dan bisa dipindahkan ke pot setelah umur 4-5 minggu.

Langkah ketiga: menanam bibit tanaman cabai. Pesiapkan pot dan media. Media terdiri dari tanah dan kompos dengan perbandingan 2:1. Buat lubang tanam di pot dengan menggunakan ibu jari anda atau dengan kayu. Tanam bibit tanaman cabai di lubang yang telah dibuat dan timbun akar tanaman dengan tanah. Dan padatkan media tanamnya sehingga bibit cukup kokoh posisinya. Setelah itu siram dengan air dan tempatkan pot ditempat yang cukup sinar matahari.

Langkah keempat perawatan. Perawatan tanaman meliputi penyulaman pemupukan, pengendalian hama dan penyakit tanaman cabai, pengajiran dan pewiwilan. Pada artikel ini saya tidak akan membahas tentang pengendalian hama dan penyakit, silahkan baca di hama penyakit tanaman cabai. Penyulaman (mengganti tanaman yang mati atau tidak normal) dilakukan satu minggu setelah tanam.

Ada 2 jenis pupuk yang bisa anda gunakan yaitu pupuk organik dan pupuk buatan pabrik. Pupuk organik bersifat alamiah yang kandungan haranya lebih kompleks (lengkap) dibandingkan pupuk kimia. Untuk tanaman cabai dipot saya menyarankan menggunakan pupuk organik, karena pupuk organik lebih lengkap kandungan haranya sehingga anda tidak perlu repot memikirkan dosis pupuk yang dibutuhkan tanaman. Pengajiran bertujuan agar tanaman tidak doyong. Pengajiran dilakukan pada umur 15 hari dengan cara mengikatkan tanaman cabai pada sebatang kayu yang ditancapkan di media penanaman. Pewiwilan yaitu membuang tunas air dibawah cabang pertama dan bunga I dan II setelah cabang pertama dan cabang selanjutnya dipelihara.

Demikian cara menanam tanaman cabai di pot. Anda pun bisa menerapkan pada tanaman sayuran atau tanaman buah dengan prinsip yang sama dengan cara menanam tanaman cabai di pot.

Budidaya Tomat dalam Pot atau Polybag

Sempitnya lahan di lingkungan kita menyebabkan kurangnya lahan perkebunan atau pertanian yang dapat di manfaatkan sebagai budidaya berbagai tanaman yang terbukti manfaatnya tidak sedikit. Lahan pekarangan di sekitar rumah kita dapat dimanfaatkan untuk bertanam sayur-sayuran. Selain mempunyai nilai keindahan, bila saatnya panen dapat digunakan sebagai bahan pangan dan jika hasilnya melimpah dapat bernilai   ekonomis tinggi. Pembudidayaan tanaman sayuran bisa di lakukan dalam pot atau polybag. Tanaman sayuran yang dapat di tanam antara lain tomat, cabe, sawi, terong dan masih banyak lagi. Dalam tulisan ini kita akan membahas budidaya tanaman tomat yang dapat dilakukan dalam pot atau polybag.

Budidaya tomat dalam pot atau polybag sebenarnya mempunyai banyak keuntungan dibandingkan dengan menanam diperkebunan. Diantaranya dapat dilakukan oleh siapa saja terutama yang tidak mempunyai perkarangan yang luas, perkembangan tanaman mudah dikontrol, penyebaran/penularan hama dan penyakit sangat kecil dan menghemat pupuk karena tempat yang kecil.
Pada artikel ini akan dibahas budidaya tomat dalam pot atau polybag saja walaupun pada prinsipnya sama saja tata cara menanam sayur atau buah yang lainnya di dalam pot atau polybag.
Hal-hal yang harus disiapkan untuk budidaya tomat dalam pot atau polybag adalah :
a. Tempat dan Media Tanam
Budidaya tomat dalam pot atau polybag dapat memanfaatkan kaleng bekas , ember plastik, wadah bekas lainnya atau memakai pot atau polybag. Media tanam yang digunakan berupa tanah pupuk kandang atau kompos. Perbandingan dapat 1:1, 1:2, atau 1:3 tergantung kesuburan atau berat ringannya tanah. Wadah tempat yang sudah disiapkan bawahnya dilubangi dan ditutup dengan pecahan gendeng untuk aliran air siraman. Setelah itu diisi dengan media yang telah kita siapkan sampai penuh.
 
b. Pesemaian
Tomat diperbanyak dengan bijinya, disemai terlebih dahulu lalu ditaruh pada wadah dan ditempatkan pada daerah yang teduh. Sebulan kemudian biji yang sudah bertunas itu perlu dipindah (disapih) ke tempat penanaman lain sebagai latihan bagi tananam muda ini.sesudah bibit setinggi 10 cm, baru bisa dipindah ke pot.
 
c. Penanaman
Yang harus diperhatikan sebelum tanaman dipindah ke media tanam sebaiknya media tanam perlu disiram terlebih dahulu. Untuk memindahkan tanaman dari persemaian ke pot harus hati-hati jangan sampai akar tanamannya sampai banyak yang patah, dan pemindahannya sebaiknya dilakukan pada sore hari.
 
d. Perawatan
Perawatan tanaman tomat dalam pot atau polybag lebih mudah karena kesehatan setiap tanaman lebih terkontrol dan penularan penyakit lewat akar dapat dihindari. Beberapa perawatan rutin yang perlu dilakukan sebagai berikut :

  1. Periksa tanaman setiap hari, terutama dari hama dan penyakit. Bila dijumpai ada hama, ambil dan matikan hama tersebut dengan cara dijepit. Bila ada tanaman yang layu cabut dan buang saja medianya supaya tidak menular ke tanaman yang lain.
  2. Bila tanaman kelihatan kurang subur, tambah pupuk kandang atau kompos yang telah matang.
  3. Bila tanaman sudah tumbuh besar beri turus/pasak untuk membantu tegaknya tanaman tersebut.
  4. Jangan biarkan media tanam terlalu kering, siramlah tanaman secara rutin, minimal 3 kali sehari. Perhatikan kadar air dalam media tanam jangan terlalu basah juga.

e. Panen
Budidaya Tomat dalam Pot atau Polybag dalam waktu relatif singkat sekitar 3 bulanan sudah dapat kita petik hasilnya.

Pemberantasan Hama Sundep Pada Tanaman Padi

Hama penyakit tanaman¬† sering kita jumpai pada tanaman padi yang kita tanam. Ada murid yang bertanya pada saya, “Bu…gimana cara mengatasi hama Sundep yang menyerang padi milik bapak saya…? Minta resepnya dong….(masakan kali ada resepnya…hehehe…) ”

Saya coba untuk sedikit membahas masalah hama pada tanaman padi. Tentu saja dari berbagai sumber yang intinya agar masalah partanian yang kita hadapi dapat terselesaikan, panen menjadi melimpah dan kita tidak akan kekurangan bahan makanan.

Kita semua pasti pernah hama penggerek pada tanaman padi yaitu merupakan salah satu dari beberapa hama yang menyerang padi. Hama penggerek sendiri terdiri dari empat spesies yaitu

    • penggerek batang padi kuning (Sccirpophaga incertulas (Wkl.))
    • penggerek batang padi putih (Scirpophaga innotata (Wkl.))
    • penggerek batang padi bergaris (Chilo supressalis (Wkl.))
    • dan penggerek batang padi merah jambu (Sesamia inferens (Wkl.)).

Diantara keempat spesies itu yang paling popular ayau sering kita dengar dalam budidaya tanaman padi adalah penggerek batang padi putih (Scirpophaga innotata (Wkl.)) atau sering kita kenal dengan istilah ‚Äúhama sundep‚ÄĚ (Sugeng, HR, 2003).

Disebut hama sundep atau mati pucuk bila menyerang tanaman padi yang belum berbunga. Warna bibit padi/tanaman padi yang belum berbunga merah kuning atau merah coklat. Apabila diperhatikan ternyata ujung daun padi telah mati, kering dan mudah dicabut karena daun itu sebebarnya telah putus, digigit ular yang berada dalam batang tanaman padi. Bila batang padi dibuka akan terlihat ulat didalamnya. Serangan hama sundep kadang-kadang dikira penyakit kresek. Batang yang diserang penyakit kresek bila dipotong kemudian ditekan akan keluar lendir yang berwarna kuning atau putih kekuningan.

Morfologi hama Sundep :

Ngengatnya berwarna putih, sayap bila dibentangkan panjangnya lebih kurang 25-30 mm, panjang badannya kurang lebih 11-15 mm. Telurnya berbentuk bulat panjang dengan ukuran kurang lebih 0,6 x 0,5 mm dan diletakkan berjejer-jejer seperti letak genting, jumlahnya 150-200 butir ditutupi bahan seperti beledu berwarna coklat muda ulat yang baru menetas warnanya abu-abu, kemudian berubah menjadi kerm muda, kepalanya berwarna lebih tua, kuning coklat, panjang kurang lebih 20-25 mm, kepompong (pupa) berwarna krem muda diselubungi kokon putih, panjangnya 12-17 mm.

Daur hidup hama Sundep:

Ngengat bertelur dibagian bawah daun, yang terletak dibagian atas batang. Dipersemaian padi biasanya telur diletakkan dibagian atas permukaan daun, terutama semai yang sangat muda. Waktu bertelur malam hari, jumlahnya 200-300 butir. Telur akan menetas setelah  satu minggu. Ulat yang baru saja menetas terus tersebar menuju ke batang padi, atau turun ke air dengan bantuan benang yang keluar dari badannya. Kemudian akan menyerap ke batang padi yang lain. Ulat ini lalu menggerek batang padi, terus masuk kedalamnya menuju ke bawah. Apabila tanaman padi masih muda, pangkal tangkai daun pucuk dipotongnya sehingga mati. Ulat ini bisa pindah ke batang lain, hingga banyak pucuk daun yang menjadi kering akibat telah putus pangkalnya.

Penggerek batang padi putih lebih menyukai tempat-tempat yang mengalami satu musim tanam padi dalam setahun yaitu pada musim hujan dan musim kemarau sangat jelas. Selain itu juga menyukai tanggul-tanggul jerami yang tidak dibongkar selama tidak ada pertanaman. Hal ini berhubungan dengan perilaku hidupnya yang akan mengalami diapauuze selama musim kemarau didalam tanggul-tanggul jerami. Mereka akan berdiapauze sampai musim hujan datang.

Pengendalian hama Sundep :

Pengendalian hama sundep dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu :

    • cara kimia yaitu dengan menggunakan pestisida cair ‚Äúspontan‚ÄĚ
    • cara mekanik dengan memanfaatkan lampu dan media perangkap.

Cara kimia yaitu dengan menggunakan pestisida cair spontan

Pengendalian dengan menggunakan pestisida cair yaitu dengan cara penyemprotan (spraying). Penyemprotan adalah penyemprotan pestisida pertanian yang paling banyak dipakai oleh para petani. Diperkirakan 75% penggunaan pestisida digunakan dengna cara penyemprotan, baik penyemprotan di darat maupun di udara. Dalam penyemprotan larutan dipecah oleh Nozzle (cerat, spuyer) atau atomizer yang terdapat dalam alat penyemprot (sprayer) menjadi butiran semprot/droplet.

Teknik menyemprot yang tepat

Disemprotkan pada tanaman padi secara merata. Bagian lokasi tanaman yang termasuk parah penyakitnya diberi pestisida yang lebih banyak dibandingkan pada bagian lain. Selain merata pada semua tanaman saat menyemprot tanaman hendaknya dibuka pada bagian sela-sela tanaman sehingga seluruh bagian tanaman tersemprot. Hal ini untuk menghindari kalau hama tersebut berpindah ke bagian lain yang tidak terkena pestisida untuk berlindung. Namun kenyataannya petani hanya menyemprot pada bagian permukaan (atasnya saja) jadi kurang merata. Maka hasilnyapun tidak maksimal. Hama masih belum mati seluruhnya sehingga masih mampu untuk merusak tanaman. Selain petani menyemprot pada bagia atasnya saja petani juga kurang cermat dalam menyemprot tanaman. Petani hanya asal menyemprotkan pada tanaman dan asal semua kena. Padahal selain merata petani haru memberikan ukuran yang lebih pada bagian yang parah dibandingkan pada bagian yang kurang terlalu parah. Hal ini disebabkan karena petani tidak mau repot, suka yang praktis dan cepat selesai. Pada dosis pestisida yang diberikanpun tidak sesuai dengan rekomendasi pada aturan pakainya. Yang biasanya disesuaikan dengan kondisi tanaman atau melihat tingkat keparahannya petani suka memberikan dosis yang berlebih. Karena menurut mereka dosis yang banyak akan mempercepat kematian hama tersebut. Padahal hal itu akan berdampak negatif bagi tanaman padi sendiri. Yang mana menyebakan pertumbuhan padi tidak normal.

Cara penggunaan Sprayer

      1. Pestisida dicampur dengan air terlebih dahulu dalam suatu ember kemudian diaduk hingga merata (tercamur sempurna).
      2. Setelah itu dimasukkan dalam sprayer melalui lubang yang ada pada bagian atas tangki.
      3. Kemudian saat penggunaan sebelum disemprotkan dipompa terlebih dahulu baru disemprotkan. Penyemprotannya diatur dengan memutar alat pengatur yang ada pada sprayer.

Cara mekanik dengan memanfaatkan lampu dan media perangkap:

Kita pakai karakteristik dasar sundep. Sebelum jadi sundep, terlebih dahulu sebagai kupu-kupu. Nah sifat  kupu-kupu ini yang bisa kita jadikan acuannya.

Kemunculan kupu-kupu sundep harus segera diwaspadai karena jika dibiarkan dalam tempo 8-9 hari hama ini akan bertelur dan menetas dalam bentuk ulat. Ulat ini akan bersembunyi dalam tanaman padi yang sangat sulit untuk dimusnahkan dengan penyemprotan pestisida biasa. Sehingga pengendalian secara fisik-mekanik ini sangat perlu dilakukan.

Kupu-kupu suka akan sinar, maka :

1. Ketika terlihat banyak kupu-kupu yang bertebaran disawah, siapkan petromaks.

2. Siapkan pula nampan seng sebagai tempat petromaks.

3. Cari oli bekas

4. Nyalakan lampu petromax. Harus malam hari. Tidak bisa pada siang hari.

5. Letakkan lampu diatas nampan yang telah diberi olie bekas.

6. Kupu-kupu sundep yang cuma muncul dimalam hari akan tertarik pada cahaya lampu, dan akan menempel pada lapisan oli di nampan seng. Selamat mencoba..

 

Taman Batu Jepang

Tulisan ini ada karena melihat ada seorang teman yang mengumpulkan batu-batuan yang ukurannya sedang. Saya jadi ingat pada waktu masih kuliah di jurusan Taman dulu. Ada berbagai macam taman, salah satunya adalah taman Jepang. Taman Jepang kebanyakan elemennya terdiri dari batu dan pasir yang di tata sedemikian rupa, sehingga terwujud konsep taman yang bagus. Setelah saya telusuri( maksudnya tanya-tanya, red), ternyata batu-batu tersebut di gunakan sebagai cover atau penutup tanaman hias dalam pot yang di beri warna dengan cara di cat warna-warni. Pemberian batu-batuan pada pot tanaman hias dengan warna-warni biasanya pada tanaman hias dalam ruangan. Selain terlihat cantik dalam ruangan, juga terlihat tebih bersih.

Sekarang kembali ke Taman Batu Jepang….Tiba-tiba saya juga jadi teringat tetangga saya yang mengikuti suaminya bekerja di Jepang…yang katanya gajinya¬† seabreg-abreg.. jadi pengeen.. (hehe jadi ingat juga ketika selepas kuliah dulu saya pernah kursus bahasa jepang juga…meski sekarang nggak kepakai…:) )

Taman batu Jepang atau Karesansui, yang berarti lanskap kering atau taman Zen adalah salah satu gaya dalam taman Jepang. Taman jenis ini tidak menggunakan air. Lanskap alam dilukiskan dengan batu dan pasir yang melambangkan kolam dan aliran air. Orang yang melihat diminta untuk berimajinasi bahwa hamparan pasir berwarna putih dan kerikil adalah permukaan air. Jembatan dibangun untuk memberi kesan ada aliran air di bawahnya. Pola-pola pada hamparan pasir ditata dengan penggaruk bambu untuk melambangkan aliran air.

Taman ini bersifat abstrak, berkembang di kuil-kuil Zen maka dikenal sebagai taman Zen, taman batu sudah merupakan salah satu bagian dari beberapa gaya taman Jepang dari zaman sebelumnya. Berbeda dari gaya dan model taman Jepang lainnya, taman batu Jepang sama sekali tidak memerlukan air. Oleh karena itu, memungkinkan orang membuat taman model ini di tempat sulit air.

Taman batu Jepang yang paling terkenal berada di Ryoan-ji, taman ini hanya terdiri dari 15 buah batu di atas hamparan pasir yang dikelilingi tembok, hanya ada pasir dan batu, tidak ada pohon atau semak. Dilihat dari sudut mana pun (kecuali dari atas), hanya terlihat 14 buah batu.
Poin yang didapat:
Konsep Zen mengenai disiplin, mawas diri, pencerahan dan untuk meditasi.
Sudut yang tepat dan penempatan batu yang akurat disertai pengamatan yang teliti, mencapai tujuan.